Selasa, 27 Mei 2014

penggunaan spss

http://riyan17.wordpress.com


BAB SATU
Pengenalan SPSS untuk Windows
Dalam bab ini, akan diuraikan secara singkat mengenai penggunaan program SPSS. Yang akan
dibahas uraian dasar mengenai :
1. cara memasukkan data dan memberi nama pada variabel
2. cara memilih analisis statistik
3. cara melihat dan memanipulasi hasil keputusan.
Setiap langkah akan dikaji dengan lebih teliti dalam bab 2-5.
Memulai Program SPSS untuk Windows
1. Klik tombol Start-Program
2. Klik pada SPSS 9.0
Akan tampil jendela "What would you like to do?".
Gambar 1-2
3. Klik pada pilihan "Type in data" lalu klik OK. Akan tampil Data Editor SPSS.
http://riyan17.wordpress.com
Gambar 1-3
Di bagian atas jendela Data Editor tampil judul program “ Untitled- SPSS Data Editor” dan tomboltombol
“minimize, maximize dan close”. Baris kedua berisi kata-kata File, Edit dan sebagainya yang
dikenal sebagai bar menu. Memilih menu tersebut akan menghasilkan menu pull-down. Baris ketiga
berisi tombol ikon yang dikenal sebagai ToolBar. Tombol-tombol ini menyediakan cara ringkas dari
tugas yang dilakukan melalui menu pull down. Sebagai contoh, memilih ikon Open sama dengan
memilih File dan Open dari bar menu.
Fungsi tombol-tombol ikon mungkin tidak kentara, tetapi anda dapat mengetahui fungsi tombol
tertentu dengan meletakkan kursor pada tombol (tetapi tidak mengetik), karena suatu frasa ringkas
mengenai fungsi tombol akan kelihatan.
Gbr. 1-4
Panduan ini tidak akan menekankan penggunaan tool bar tetapi anda bisa mencobanya sendiri.
Langkah-langkah ringkas menggunakan SPSS untuk Windows
Langkah 1: Memasukkan Data
Dalam menggunakan SPSS, langkah pertama adalah memasukkan data dan kemudian memberitahu
SPSS variabel apa yang diwakili oleh data ini. Cara termudah ialah menggunakan Data Editor untuk
1. memasukkan data dalam baris-baris dan lajur-lajur Data Editor, dan
2. memberi nama pada variable-variabel .
Bab 2 akan membicarakan langkah-langkah ini dengan lebih terperinci.
Langkah 2: Memilih Analisis Statistiks
Sesudah data dimasukkan, langkah selanjutnya adalah mengarahkan SPSS untuk membuat analisis
tertentu yang diperlukan. Terdapat dua cara untuk melakukan langkah ini. Setiap cara mempunyai
http://riyan17.wordpress.com
kelebihan dan kekurangan.
Cara pertama adalah dengan kaedah menu. Dengan cara ini, analisis yang hendak digunakan dipilih
dengan menggunakan mouse untuk membuka menu dan kotak dialog serta memilih pilihan yang
diperlukan. Ini adalah kaedah yang lebih mudah karena tidak memerlukan pengetahuan mengenai
perintah(sintaks) dalam SPSS.
Cara kedua , dikenal sebagai kaedah sintaks. Cara ini merupakan pengggunaan SPSS untuk Windows
mirip “cara tradisional “. Dalam cara ini anda harus membuka jendela baru yaitu Syntax Editor dan
menuliskan perintah-perintah dalam bahasa yang dikenal SPSS untuk menjalankan analisis. Kaedah
ini memerlukan pengetahuan khusus mengenai perintah SPSS. Bagaimanapun terdapat kelebihan
dari kaedah sintaks karena terdapat perintah-perintah tertentu yang hanya dapat dilakukan melalui
kaedah sintaks dan tidak dapat dilakukan dengan kaedah menu.
Pengguna SPSS/PC+ (versi Dos) yang lalu menggunakan kaedah sintaks. Bab 3 membicarakan kaedah
menu sementara bab 4 membahas kaedah sintaks. Bahagian II buku ini akan membahas kedua cara
dalam membuat analisis untuk prosedur-prosedur statistik yang dipelajari. Anda boleh
menggunakan salah satu kaedah secara eksklusif atau kedua-dua kaedah sesuai selera anda.
Langkah 3: Melihat dan manipulasi output
Setelah data dimasukkan dan dianalisis dengan menggunakan salah satu kaedah dalam langkah 2,
maka tampil jendela baru yang akan memaparkan hasil analisis. Hasil tersebut bisa dicetak atau
diedit atau disimpan ke dalam disket sesuai kebutuhan.. Bab 5 membahas lebih lanjut mengenai
langkah-langkah tersebut.
http://riyan17.wordpress.com
BAB DUA
Memasukkan data dan memberi nama variabel
Untuk memasukkan data dan memberi nama pada variable kita menggunakan Data Editor. Data
Editor merupakan jendela yang mirip lembar kerja (spread sheet) pada MS Excel.
Gambar 2-1
Pilih sel baru dengan menggunakan tombol anak panah atau mengklik tombol mouse pada sel yang
dikehendaki.
Untuk mengetahui cara memasukkan data dan memberi variabel, perhatikan contoh.
Contoh
Berikut ini adalah data nilai statistik dari 5 pelajar. Setiap pelajar memiliki nilai untuk tiga variabel
yaitu:
1. nomor identifikasi pelajar dari 1 s/d 5
2. sex dikodekan 1 untuk laki-laki dan 2 untuk perempuan
3. skor ujian statistik pertengahan semester
Langkah memasukkan data dan memberi nama variable boleh dilakukan tidak secara berurutan .
Memasukkan Data
Masukkan data dalam Data Editor seperti berikut. Dengan sel aktif di persilangan lajur 1, baris 1,
ketik nomor 1 untuk nomor identifikasi pelajar. Perhatikan 1 akan kelihatan pada bagian atas
jendela. Apabila tombol Enter ditekan, 1 akan kelihatan pada sel.
http://riyan17.wordpress.com
Gbr 2-2
Gunakan ) bergerak dalam sel atau mengklik tombol mouse,,,tombol panah ( pada sel yang
diinginkan untuk mengisi data selanjutnya.
Jenis Data
Dalam buku ini, kita hanya akan menggunakan data jenis numerik - data yang hanya melibatkan
nomor dan data jenis kategorikal seperti sex (lelaki, perempuan). Dalam contoh kasus ini sex laki-laki
diberi nilai 1 dan 2 untuk perempuan. Penentuan nilai ini adalah bebas dan boleh dilakukan
sebaliknya.
Memberi nama variabel
Setelah anda memasukkan data dalam SPSS, anda perlu memberi nama pada variabel untuk
digunakan dalam analisis. Gunakan singkatan atau perkataan yang dapat membantu anda mengingat
apa yang diwakili oleh variabel tersebut. Contohnya, “SEX” adalah nama yang baik untuk variabel
yang membedakan laki-laki dan perempuan. Setiap variabel harus unik atau tunggal.
Nama variable maksimum 8 karakter dan harus didahului huruf. SPSS tidak membedakan huruf besar
dan huruf kecil.
Secara default, SPSS akan menamakan variabel-variabel dengan nama "var00001", "var00002" dan
"var00003".
http://riyan17.wordpress.com
Gambar 2-3
Dalam contoh ini, terdapat tiga kolom data mewakili nomor identifikasi pelajar, sex dan skor ujian.
Memberi nama Variabel
Langkah memberi nama variabel:
1. Klik sembarang sel pada kolom yang akan diberi nama variabel
2. Klik menu Data, lalu Define Variable
Gambar 2-4
3. Ketik Define Variable…, yang akan menghasilkan kotak dialog berikut
http://riyan17.wordpress.com
Gambar 2-5
Perhatikan kotak dengan label “Variable name” dengan teks “var00001”. Nama ini adalah nama
default yang diberi oleh SPSS kepada variabel kolom 1, kecuali diubah oleh pengguna.
Anda perlu menyunting isi kotak dan mengganti nama variabel dengan pelajar. Ketikkan pelajar dan
klik OK (atau tekan Enter) Kotak dialog ditutup dan perkataan pelajar kelihatan pada header kolom
lajur 1 dalam Data Editor.
Gambar 2-6
Gunakan tombol anak panah atau mouse untuk memilih sembarang sel dalam kolom kedua, dan
ulang proses untuk menamakan variabel kedua Sex. Klik menu Data pada balok menu, kemudian
Define Variables …. dan ganti nama variabel dalam kotak dialog dengan sex. Kemudian ke kolom
ketiga dan ulangi untuk menamakan variable ketiga dengan skor.
http://riyan17.wordpress.com
Gambar 2-7
Setelah data dimasukkan dan variabel diberi nama, simpanlah lembar kerja tersebut
http://riyan17.wordpress.com
BAB TIGA
Menggunakan kaedah menu untuk memilih Analisis
Sesudah memasukkan data ke dalam Data Editor, maka selanjutnya adalah mengarahkan SPSS untuk
menjalankan analisis statistik yang diperlukan. Dalam bab ini, gambaran ringkas kaedah menu akan
diuraikan dan di Bab 4 uraian ringkas kaedah sintaks akan diberikan. Dalam Bahagian II buku ini,
kedua-dua kaedah akan dibahas secara terperinci.
Untuk memilih analisis dengan kaedah menu, klik Analyze pada balok menu, untuk menampilkan
menu pulldown, selanjutnya memilih analisis yang diperlukan.
Contohnya, mengklik Compare Means pada menu Analyze akan menghasilkan pilihan antara lain
One-Sample T Test dan One-Way ANOVA seperti dalam Gambar3.1
Gambar 3.1
Mengklik pada salah satu pilihan tersebut akan menghasilkan kotak dialog untuk memberikan
perincian analisis diperlukan.
Contohnya, mengetik Compare Means pada menu Analyze diikuti oleh One-Sample T Test akan
menghasilkan kotak dialog berikut.
Gambar 3-2
Seterusnya isikan rincian yang diperlukan, klik OK dan SPSS akan menjalankan analisis itu.
http://riyan17.wordpress.com
BAB EMPAT
Menjalankan analisis dengan kaedah sintaks
Untuk menggunakan kaedah sintaks, anda memerlukan Syntax Editor untuk mengetik dan
menyunting perintah SPSS (“sintaks”) untuk melaksanakan analisis.
Jendela Syntax Editor berlabel “Syntax1 – SPSS Syntax Editor”.
Bergantung kepada installation system anda, jendela Syntax Editor mungkin diletakkan di
latarbelakang jendela Data Editor. Klik pada Window di balok menu dan lihat jika Syntax1 – SPSS
Syntax Editor ditampilkan pada menu pulldowm, pilih lalu klik.
Jika jendela Syntax Editor tidak kelihatan pada menu Window, anda perlu membuka jendela ini. Klik
File pada balok menu, New pada menu pulldown dan Syntax pada sub menu.
Gambar 4-1
Jendela Syntax Editor akan ditampilkan dalam keadaan kosong dengan kursor pada sudut kiri-atas.
Jika anda mulai mengetik, apa yang anda ketik akan kelihatan pada jendela pada kedudukan kursor.
Jendela ini beroperasi seperti program pengolah kata. Tombol Delete (DEL). Tombol Insert (INS),
tombol Backspace dan sebagainya boleh digunakan untuk menyunting perintah-perintahah anda.
Penjelasan lanjut mengenai kaedah sintaks diterangkan dalam bab-bab dalam bahagian II.
http://riyan17.wordpress.com
Gambar 4-2
Melaksanakan Analisis
Setelah mengetikkan perintah dalam Syntax Editor, anda perlu memerintahkan SPSS untuk
melaksanakan perintah-perintah ini.
Letakkan kursor pada perintah yang hendak dilaksanakan, dengan menggunakan mouse. Klik tombol
Run pada bagian atas jendela Syntax Editor dan SPSS akan perintah tersebut. Jika terdapat beberapa
perintah yang perlu dilaksanakan serentak, lakukan blok pada perintah tersebut
Klik menu Run pada bar menu dan pilih salah satu pilihan berikut
ALL (laksanakan semua perintah dalam Syntax Editor- tidak perlu disorot/blok)
Selection (laksanakan perintah yang di sorot/blok)
Current (laksanakan perintah di mana kursor kini berada)
Perintah SPSS: Beberapa ciri umum perintah-perintah SPSS adalah seperti berikut:
1. Semua perintah SPSS dimulai pada lajur pertama (jangan inden) dan berakhir dengan noktah (.).
2. Di antara permulaan perintah dan noktah akhir, terdapat spasi dalam format sintaks.
Contohnya ruang di antara dua perintah boleh satu atau dua atau lebih spasi
3. Jika perintah terlalu panjang untuk muat ke dalam satu baris, tekan ENTER untuk pindah ke baris
baru dan terus mengetikkan perintah itu. Gunakan seberapa banyak baris yang diperlukan. SPSS
akan terus membaca sehingga menjumpai noktah sebagai tanda perintah selesai.
Garis sambungan perintah ini tidak perlu dimulai dalam kolom pertama, dan tekan inden beberapa
spasi untuk menjadikan listing anda lebih mudah dibaca.
4. Kebanyakan perintah SPSS akan mempunyai satu atau lebih sub perintah yang memberikan
perincian analisis sub perintah-perintah yang dipisahkan dengan forward slash (/). Oleh kerana subperintah
adalah sebagian daripada perintah yang sama, anda boleh meletakkan spasi di antara
http://riyan17.wordpress.com
perintah atau memulai subperintah dengan baris baru. Bagaimanapun memulai sub perintah dengan
baris baru dengan inden membantu pembacaan kode program.
Kesalahan
Satu kelemahan menggunakan kaedah sintaks adalah kesalahant mudah dilakukan semasa mengetik
perintah SPSS. Apabila terdapat kesalahan, analisis tidak dapat dilaksanakan dengan sempurna dan
SPSS akan membuka jendela denganpesan kesalahan. Jendela ini biasanya berbentuk “Editor” diikuti
dengan pesan yang bertujuan membantu anda mengetahui secara pasti masalah yang dihadapi.
Setelah membaca pesan kesalahan, kembali ke Syntax Editor (klik pada menu Window dan pilih
Sintax1 – SPSS Syntax Editor pada menu), dan sunting kesalahan tersebut. Kemudian laksanakan
perintah-perintah untuk sekali lagi.
Setelah sselesai menulis sintaks SPSS dan mengujinya, simpan data anda.

Senin, 26 Mei 2014

profil d3 pertanian



Pada tahun 2003 Fakultas Pertanian mulai menerima mahasiswa Program Diploma Tiga (D III) yang terdiri atas program studi Manajemen Agribisnis dan Budidaya Peternakan guna memenuhi kebutuhan pasar akan

tenaga kerja trampil.                 









sejarah komputer

Sejarah komputer

komputer Generasi I (1940-1959)
ENIAC
Electronic Numerical Integrator and Calculator (ENIAC) merupakan generasi pertama komputer digital elektronik yang digunakan untuk kebutuhan umum. Pgamroposal ENIAC dirancang oada tahun 1942, dan mulai dibuat pada tahun 1943 oleh Dr. John W. Mauchly dan John Presper Eckert di Moore School of Electrical Engineering (University of Pennsylvania) dan baru selesai pada tahun 1946.

ENIAC berukuran sangat besar, untuk penempatannya membutuhkan ruang 500m2. ENIAC menggunakan 18.000 tabung hampa udara, 75.000 relay dan saklar, 10.000 kapasitor, dan 70.000 resistor. Ketika dioperasikan, ENIAC membutuhkan daya listrik sebesar 140 kilowatt dengan berat lebih dari 30 ton, dan menempati ruangan 167 m2.
Mesin Von Neumann
Mesin ini dikembangkan oleh seorang ahli matamatika yaitu John Von Neumann yang juga merupakan kosultan proyek ENIAC. Mesin ini dikembangkan mulai tahun 1945 yang memberikan gagasan sebagai stored-program concept, yaitu sebuah konsep untuk mempermudah proses program agar dapat direpresentasikan dalam bentuk yang cocok untuk penyimpanan dalam memori untuk semua data. Gagasan ini juga dibuat hampir pada waktu yang bersamaan dengan Turing. Selanjutnya Von Neumann mempublikasikannya dengan nama baru yaitu: Electronic Discrete Variable Computer (EDVAC).
Semua input dan output dilakukan melalui kartu plong. Dalam waktu satu detik, ENIAC mampu melakukan 5.000 perhitungan dengan 10 digit angka yang bila dilakukan secara manual oleh manusia akan memakan waktu 300 hari, dan ini merupakan operasi tercepat saat itu dibanding semua komputer mekanis lainnya. ENIAC dioperasikan sampai tahun 1955. Teknologi yang digunakan ENIAC adalah menggunakan tabung vakum yang dipakai oleh Laboratorium Riset Peluru Kendali Angkatan Darat (Army’s Ballistics Research Laboratory-LBR) Amerika Serikat.
Selanjutnya mesin ini dikembangkan kembali dengan perbaikan-perbaikan pada tahun 1947, yang disebut sebagai generasi pertama komputer elektronik terprogram modern yang disediakan secara komersial dengan nama EDVAC, EDSAC (Electronic Delay Storage Automatic Calculator), dan UNIVAC1 dan 2 (Universal Automatic Computer) yang dikembangkan oleh Eckert dan Mauchly. Untuk pertama kalinya komputer tersebut menggunakan Random Access Memory (RAM) untuk menyimpan bagian-bagian dari data yang diperlukan secara cepat.
Dengan konsep itulah John Von Neumann dijuluki sebagai bapak komputer modern pertama di dunia yang konsepnya masih digunakan sampai sekarang. John Von Neumann lahir di Budapest, Hongaria 28 Desember 1903 dan meninggal pada tanggal 8 Februari 1957 di Washington DC, AS. Von Neumann sangat cerdas dalam matematika dan angka-angka. Pada usia eman tahun dia sudah dapat menghitung pembagian angka dengan delapan digit tanpa menggunakan kertas atau alat bantu lainnya. Pendidikannya dimulai di University of Budapest pada tahun 1921 di jurusan kimia. Tapi kemudian dia kembali kepada kesukaannya, matematika, dan menyelesaikan doktoralnya di bidang matematika di tahun 1928. di tahun 1930 dia mendapatakan kesempatan pergi ke Princeton University (AS). Pada tahun 1933, Institute of Advanced Studies dibentuk dan dia menjadi salah satu dari enam professor matematika di sana. Von Neumann kemudian menjadi warga negara Amerika.
Von Neumann juga merupakan orang pertama yang mencetuskan istilah “Game Theory” yang kemudian berkembang menjadi ilmu tersendiri. Game theory bermanfaat untuk mensimulasikan permainan, seperti catur, bridge, dan sejenisnya. Dia juga bermanfaat untuk mensimulasikan perang.
Komputer Komersial Pertama

Pada pertengahan tahun 1950 UNIVAC mengalami kemajuan dalam beberapa aspek pemrograman tingkat lanjut, sehingga merupakan komputer general purpose pertama yang didesain untuk menggunakan angka dan huruf dan menggunakan pita magnetik sebagai media input dan output-nya. Inilah yang dikatakan sebagai kelahiran industri komputer yang didominasi oleh perusahaan IBM dan Sperry. Komputer UNIVAC pertama kali digunakan untuk keperluan kalkulasi sensus di AS pada tahun 1951, dan dioperasikan sampai tahun 1963.
Komputer-Komputer IBM
IBM memproduksi IBM 605 dan IBM 701 pada tahun 1953 yang berorientasi pada aplikasi bisnis dan merupakan komputer paling populer sampai tahun 1959. IBM 705 dikeluarkan untuk menggantikan IBM 701 yang kemudian memantapkan IBM dalam industri pengolahan data.
Komputer Generasi II (1959-1964)
Komputer generasi kedua ditandai dengan ciri-ciri sebagai berikut:
* Menggunakan teknologi sirkuit berupa transistor dan diode untuk menggantikan tabung vakum.
* Sudah menggunakan operasi bahasa pemrograman tingkat tinggi seperti FORTRAN dan COBOL.
* Kapasitas memori utama dikembangkan dari Magnetic Core Storage.
* Menggunakan simpanan luar berupa Magnetic Tape dan Magnetic Disk.
* Kemampuan melakukan proses real time dan real-sharing.
* Ukuran fisiknya sudah lebih kecil dibanding komputer generasi pertama.
* Proses operasi sudah lebih cepat, yaitu jutaan operasi perdetik.
* Kebutuhan daya listrik lebih kecil.
* Orientasi program tidah hanya tertuju pada aplikasi bisnis, tetapi juga aplikasi teknik.
UNIVAC III
Dibanding denga tabung, teknologi transistor jauh lebih efisien sebagai switch dan dapat diperkecil ke skala mikroskopik. Pada tahun 2001 peniliti Intel telah memperkenalkan silikon paling kecil dan paling cepat di dunia, dengan ukuran 20 nanometer ata sebanding dengan sepermiliar meter, yang akan digunakan pada prosesor dengan kecepatan 20 GHz (Giga Hertz). Era ini juga menandakan permulaan munculnya minikomputer yang merupakan terbesar kedua dalam keluarga komputer. Harganya lebih murah dibanding dengan generasi pertama. Komputer DEC PDP-8 adalah minikomputer pertama yang dibuat tahun 1964 untuk pengolahan data komersial.
Jenis-jenis komputer lain yang muncul pada generasi ini diantaranta UNIVAC III, UNIVAC SS80, SS90, dan 1107, IBM 7070, 7080, 1400, dan 1600.
Komputer Generasi III (1964-1970)
Pada generasi ketiga inilah teknologi Integrated Circuit (IC) menjadi ciri utama karena mulai digunakan pada sebuah perangkat komputer hingga generasi sekarang. Komponen IC berbentuk hybrid atau solid (SLT) dan monolithyc (MST). SLT adalah transistor dan diode diletakkan terpisah dalam satu tempat sedangkan MST adalah elemen transistor, diode, dan resistor diletakkan bersama dalam satu chip. MST lebih kesil tetapi mempunyai kemmapuan lebih besar dibanding SLT.
IC dibuat pertama kali oleh Texas Istruments dan Fairchild Semiconductor pada tahun 1959 yang hanya berisi enam transistor. Bisa kita bandingkan bahwa prosesor saat ini yang kita gunakan telah memiliki jutaan, puluhan, ratusan juta transistor, bahkan telah didesain prosesor dengan miliaran transistor. Sebuah perkembangan yang luar biasa dalam masa kurang dari setengah abad.

Ciri-ciri komputer generasi ketiga adalah:
* Karena menggunakan IC maka kinerja komputer menjadi lebih cepat dan tepat. Kecepatannya hampir 10.000 kali lebih cepat dari komputer generasi pertama.
* Peningkatan dari sisi software.
* Kapasitas memori lebih besar, dan dapat menyimpan ratusan ribu karakter (sebelumnya hanya puluhan ribu).
* Menggunakan media penyimpanan luar disket magnetik (external disk) yang sifat pengaksesan datanya secara acak (random access) dengan kapasitas besar (jutaan karakter).
* Penggunaan listrik lebih hemat.
* Kemampuan melakukan multiprocessing dan multitasking.
* Telah menggunakan terminal visual display dan dapat mengeluarkan suara.
* Harganya semakin murah.
* Kemampuan melakukan komunikasi dengan komputer lain.
IBM S/360, UNIVAC 1108, UNIVAC 9000, Burroughts 5700, 6700, 7700, NCR Century, GE 600, CDC 3000, 6000, dan 7000, PDP-8, dan PDP-11 (pabrik pembuatnya adalah Digital Equipment Corporation) merupakan contoh-contoh komputer generasi ketiga.
Komputer Generasi IV (1970-1980-an)

Komputer generasi keempat merupakan kelanjutan dari generasi III. Bedanya bahwa IC pada generasi IV lebih kompleks dan terintegrasi. Sejak tahun 1970 ada dua perkembangan yang dianggap sebagai komputer generasi IV. Pertama, penggunaan Large Scale Integration (LSI) yang disebut juga dengan nama Bipolar Large Large Scale Integration. LSI merupakan pemadatan beribu-ribu IC yang dijadikan satu dalam sebuah keping IC yang disebut chip. Istilah chip digunakan untuk menunjukkan suatu lempengan persegi empat yang memuat rangkaian terpadu IC. LSI kemudian dikembangkan menjadi Very Large Scale Integration (VLSI) yang dapat menampung puluhan ribu hingga ratusan ribu IC. Selanjutnya dikembangkannya komputer mikro yang menggunakan mikroprosesor dan semikonduktor yang berbentuk chip untuk memori komputer internal sementara generasi sebelumnya menggunakan magnetic core storage.
Komputer Generasi IV: Apple II
Komputer Generasi IV: Apple II
Perusahaan Intel pada tahun 1971 memperkenalkan mikrokomputer 4 bit yang menggunakan chip prosesor dengan nama 4004 yang berisi 230 transistor dan berjalan pada 108 KHz (Kilo-Hertz) dan dapat mengeksekusi 60.000 operasi per detik. Dilanjutkan pada tahun 1972, Intel memperkenalkan mikrokomputer 8008 yang memproses 8 bit informasi pada satu waktu. Selanjutnya mikroprosesor 8080 dibuat pada tahun 1974, dan merupakan prosesor untuk tujuan umum pertama. Sebelumnya prosesor 4004 dan 8008 dirancang untuk kebutuhan aplikasi tertentu, dan prosesor 8080 memiliki kemampuan lebih cepat dan memilki set instruksi yang lebih kaya, serta memiliki kemampuan pengalamatan yang lebih besar. Pada generasi keempat ini tampilan monitor masih satu warna (green color).

Komputer Generasi IV: PDP 11
Komputer-komputer generasi keempat diantaranya adalah IBM 370, Apple I dan Apple II, PDP-11, VisiCalc, dan Altair yang menggunakan prosesor Intel 8080, dengan sistem operasi CP/M (Control Program for Microprocessor), dengan bahasa pemrograman Microsoft Basic (Beginners Allpurpose Symbolic Instruction Code). Sebagai catatan bahwa pada komputer-komputer generasi keempat ini tidak satupun yang PC-Compatible atau Macintosh-Compatible. Sehingga pada generasi ini belum ditentukan standar sebuah komputer terutama personal computer (PC).
Komputer Generasi V (1980-an-sekarang)

Akhir tahun 1980, IBM memutuskan untuk membangun sebuah komputer personal (PC) secara massal, yang pada tanggal 12 Agustus 1981 menjadi sebuah standar komputer PC, dan pada akhirnya hingga saat ini PC dikenal dengan nama standar IBM-PC. Prosesor yang digunakan adalah 8088/8086 yang menjadi standar komputer saat ini, menggunakan basis proses 16 bit persatuan waktu. Dengan lahirnya komputer generasi kelima ini, IBM bekerja sama dengan Microsoft untuk mengembangkan software di dalamnya. Hingga saat ini Microsoft mendominasi kebutuhan software di dunia PC.
Pada perkembangan selanjutnya perubahan besar terjadi bahwa sejak IBM-PC diperkenalkan dan bukan menjadi satu-satunya manufaktur PC-compatible, maka standar baru dalam dunia industri PC lebih dikembangkan oleh perusahaan lain seperti Intel dan Microsoft yang dipelopori oleh W. Bill Gates yang menjadi pionir standar hardware dan software dunia.
Pada generasi kelima ini, telah dilakukan pengembangan dengan apa yang dinamakan Josephson Junction, teknologi yang akan menggantikan chip yang mempunyai kemampuan memproses trilyunan operasi perdetik sementara teknologi chip hanya mampu memproses miliaran operasi perdetik. Komputer pada generasi ini akan dapat menerjemahkan bahasa manusia, manusia dapat langsung bercakap-cakap dengan komputer serta adanya penghematan energi komputer. Sifat luar biasa ini disebut sebagai “Artificial Intelligence”, selain itu juga berbasis Graphic User Interface (GUI), multimedia, dan multikomunikasi.
Contoh-contoh komputer yang lahir pada generasi kelima berbasis x86, seperti chip 286 yang diperkenalkan pada tahun 1982 dengan 134.000 transistor, kemudian chip 386 pada tahun 1983 dengan 275.000 transistor, sedangkan chip 486 diperkenalkan tahun 1989 yang memiliki 1,2 juta transistor. Selanjutnya pada tahun 1993 Intel memperkenalkan keluarga prosesor 586 yang disebut Pentium 1 dengan jumlah transistor 3,1 juta untuk melakkan 90 MIPS (Million Instruction Per Second). Kemudian dilanjutkan pada generasi berikutnya yaitu Pentium 2, 3, dan 4.
Pada akhir tahun 2000 Intel memperkenalkan Pentium 4, yang merupakan prosesor terakhir dalam keluarga Intel dengan arsitektur 32 bit (IA-32). Tahun 2001 Intel mengumumkan prosesor Itanium yang merupakan prosesor dengan basis arsitektur 64 bit (IA-64) pertama. Itanium merupakan prosesor pertama milik Intel dengan instruksi-instruksi 64 bit dan akan menelurkan satu generasi baru dari sistem operasi dan aplikasi, sementara masih mempertahankan backward compatibility dengan software 32 bit. Perlu diketahui bahwa sejak dikeluarkannya prosesor 386, komputer beroperasi pada 32 bit per satuan waktu dalam mengeksekusi informasi hingga Pentium 4. Hingga sekarang komputer yang digunakan kebanyakan masih yang berbasis 32 bit.
Pada generasi pentium, selain ciri khas pada peningkatan kecepatan akses datanya juga tampilan gambar sudah beresolusi (kualitas gambar) bagus dan berwarna serta multimedia, dan yang lebih penting adalah fungsi komputer menjadi lebih cerdas. Meskipun komputer pada generasi ini ukuran fisiknya menjadi lebih kecil dan sederhana namun memiliki kemampuan yang semakin canggih.
Komputer Generasi VI: Masa Depan

Dengan teknologi komputer yang ada saat ini, agak sulit untuk dapat membayangkan bagaimana komputer masa depan. Dengan teknologi yang ada saat ini saja kita seakan sudah dapat “menggenggam dunia”. Dari sisi teknologi beberapa ilmuan komputer meyakini suatu saat tercipta apa yang disebut dengan biochip yang dibuat dari bahan protein sitetis. Robot yang dibuat dengan bahan ini kelak akan menjadi manusia tiruan. Sedangkan teknologi yang sedang dalam tahap penelitian sekarang ini yaitu mikrooptik serta input-output audio yang mungkin digunakan oleh komputer yang akan datang. Ahli-ahli sains komputer sekarang juga sedang mencoba merancang komputer yang tidak memerlukan penulisan dan pembuatan program oleh pengguna. Komputer tanpa program (programless computer) ini mungkin membentuk ciri utama generasi komputer yang akan datang.

Kemungkinan Komputer Masa Depan
Secara prinsip ciri-ciri komputer masa mendatang adalah lebih canggih dan lebih murah dan memiliki kemampuan diantaranya melihat, mendengar, berbicara, dan berpikir serta mampu membuat kesimpulan seperti manusia. Ini berarti komputer memiliki kecerdasan buatan yang mendekati kemampuan dan prilaku manusia. Kelebihan lainnya lagi, kecerdasan untuk memprediksi sebuah kejadian yang akan terjadi, bisa berkomunikasi langsung dengan manusia, dan bentuknya semakin kecil. Yang jelas komputer masa depan akan lebih menakjubkan.


Selasa, 29 April 2014

cara budidaya ayam broiler



I.          PENDAHULUAN
1.1.     Latar Belakang
          Ayam ras pedaging disebut juga broiler, yang merupakan jenis ras unggulan hasil persilangan dari bangsa-bangsa ayam yang memiliki daya produktivitas tinggi, terutama dalam memproduksi daging ayam. Sebenarnya ayam broiler ini baru populer di Indonesia sejak tahun 1980-an dimana pemegang kekuasaan mencanangkan panggalakan konsumsi daging ruminansia yang pada saat itu semakin sulit keberadaannya. Hingga kini ayam broiler telah dikenal masyarakat Indonesia dengan berbagai kelebihannya. Hanya 5-6 minggu sudah bisa dipanen. Dengan waktu pemeliharaan yang relatif singkat dan menguntungkan, maka banyak peternak baru serta peternak musiman yang bermunculan diberbagai wilayah Indonesia. Ayam telah dikembangkan sangat pesat disetiap negara. Di Indonesia usaha ternak ayam pedaging juga sudah dijumpai hampir disetiap propinsi
Dengan berbagai macam strain ayam ras pedaging yang telah beredar dipasaran, peternak tidak perlu risau dalam menentukan pilihannya. Sebab
semua jenis strain yang telah beredar memiliki daya produktifitas relatif sama.
Artinya seandainya terdapat perbedaan, perbedaannya tidak menyolok atau sangat kecil sekali. Dalam menentukan pilihan strain apa yang akan dipelihara, peternak dapat meminta daftar produktifitas atau prestasi bibit yang dijual di Poultry Shoup. Adapun jenis strain ayam ras pedaging yang banyak beredar di pasaran adalah: Super 77, Tegel 70, ISA, Kim cross, Lohman 202, Hyline, Vdett, A.A 70, H&N, Sussex, Bromo, CP 707.5

1.2 Tujuan proposal                 
Adapun tujuan pembuatan proposal  ini adalah untuk memberikan informasikan tentang budi daya ayam pedaging.

II.       TINJAUAN PUSTAKA

Menurut Anggorodi (1985) Ayam broiler adalah ayam pedaging yang dipelihara hingga 6 sampai 13 minggu dengan bobot hidup dapat mencapai 1,5 kg pada umur 6 minggu. Ayam broiler merupakan ternak yang paling efisien menghasilkan daging dibandingkan ayam yang lain. Ayam ini mempunyai sifat antara lain ukuran badan besar penuh daging yang berlemak, bergerak lambat serta pertumbuhan badannya cepat (Suroprawiro, 1980) dengan daging yang dihasilkan bertekstur halus, lembut dan empuk ( Siregar at al, 1980) Rasyaf (1994) ( menyatakan bahwa pemeliharaan broiler terbagi dalam dua periode pemeliharaan akhir (Dinishe), periode pemeliharaan awal ini dimulai dari umur satu sampai tiga minggu dan periode pemeliharana akhir adalah setalah umur lebih dari 3 minggu.
 Manfaat beternak ayam ras pedaging antara lain, meliputi:
1)  penyediaan kebutuhan protein hewani
2)  pengisi waktu luang dimasa pensiun
3)  pendidikan dan latihan (diklat) keterampilan dikalangan remaja
4)  tabungan di hari tua
5)  mencukupi kebutuhan keluarga (profit motif)
    (Muhammad Rasyaf. 1997)
Persyaratan lokasi untuk beternak ayam :
1)  Lokasi yang cukup jauh dari keramaian/perumahan penduduk.
2)  Lokasi mudah terjangkau dari pusat-pusat pemasaran.
3)  Lokasi terpilih bersifat menetap, artinya tidak mudah terganggu oleh keperluan-keperluan lain selain untuk usaha peternakan.
     (Bambang, 1995)

III.    PEDOMAN TEKNIS BUDIDAYA

Sebelum usaha beternak dimulai, seorang peternak wajib memahami 3 (tiga) unsur produksi yaitu: manajemen (pengelolaan usaha peternakan), breeding (pembibitan) dan feeding (makanan ternak/pakan)
3.1  Penyiapan Sarana dan Peralatan
3.1.1        Perkandangan
Sistem perkandangan yang ideal untuk usaha ternak ayam ras meliputi: persyaratan temperatur berkisar antara 32,2-35 derajat C, kelembaban berkisar antara 60-70%, penerangan/pemanasan kandang sesuai dengan aturan yang ada, tata letak kandang agar mendapat sinar matahari pagi dan tidak melawan arah mata angin kencang, model kandang disesuaikan dengan umur ayam, untuk anakan sampai umur 2 minggu atau 1 bulan memakai kandang box, untuk ayam remaja ± 1 bulan sampai 2 atau 3 bulan memakai kandang box yang dibesarkan dan untuk ayam dewasa bisa dengan kandang postal atapun kandang bateray. Untuk kontruksi kandang tidak harus dengan bahan yang mahal, yang penting kuat, bersih dan tahan lama.
3.1.2  Peralatan
a.    Litter (alas lantai)
Alas lantai/litter harus dalam keadaan kering, maka tidak ada atap yang bocor dan air hujan tidak ada yang masuk walau angin kencang. Tebal litter setinggi 10 cm, bahan litter dipakai campuran dari kulit padi/sekam dengan sedikit kapur dan pasir secukupnya, atau hasi serutan kayu dengan panjang antara 3–5 cm untuk pengganti kulit padi/sekam.
b.    Indukan atau brooder
Alat ini berbentuk bundar atau persegi empat dengan areal jangkauan 1-3 m dengan alat pemanas di tengah. Fungsinya seperti induk ayam yang menghangatkan anak ayamnya ketika baru menetas.
c.    Tempat bertengger (bila perlu)
Tempat bertengger untuk tempat istirahat/tidur, dibuat dekat dinding dan diusahakan kotoran jatuh ke lantai yang mudah dibersihkan dari luar. Dibuat tertutup agar terhindar dari angin dan letaknya lebih rendah dari tempat bertelur.
d.   Tempat makan, minum dan tempat grit
Tempat makan dan minum harus tersedia cukup, bahannya dari bambu, almunium atau apa saja yang kuat dan tidak bocor juga tidak berkarat. Untuk tempat grit dengan kotak khusus
e.    Alat-alat rutin
Alat-alat rutin termasuk alat kesehatan ayam seperti: suntikan, gunting operasi, pisau potong operasi kecil, dan lain-lain.
3.2  Pembibitan
Ternak yang dipelihara haruslah memenuhi persyaratan sebagai berikut:
a) ternak sehat dan tidak cacat pada fisiknya
b) pertumbuhan dan perkembangannya normal
c) ternak berasal dari pembibitan yang dikenal keunggulannya.
d) tidak ada lekatan tinja di duburnya.
3.2.1 Pemilihan Bibit dan Calon Induk
Ada beberapa pedoman teknis untuk memilih bibit/DOC (Day Old Chicken)/ayam umur sehari:
a.  Anak ayam (DOC ) berasal dari induk yang sehat.
b.  Bulu tampak halus dan penuh serta baik pertumbuhannya .
c.  Tidak terdapat kecacatan pada tubuhnya.
d.  Anak ayam mempunyak nafsu makan yang baik.
e.  Ukuran badan normal, ukuran berat badan antara 35-40 gram.
f.  Tidak ada letakan tinja diduburnya.
3.2.2  Perawatan Bibit dan Calon Induk
Dilakukan setiap saat, bila ada gejala kelainan pada ternak supaya segera diberi perhatian secara khusus dan diberikan pengobatan sesuai petunjuk Dinas Peternakan setempat atau dokter hewan yang bertugas di daerah yang bersangkutan.
3.3  Pemeliharaan
3.3.1 Pemberian Pakan dan Minuman
Untuk pemberian pakan ayam ras broiler ada 2 (dua) fase yaitu fase starter (umur 0-4 minggu) dan fase finisher (umur 4-6 minggu).
a.    Kualitas dan kuantitas pakan fase starter adalah sebagai berikut:
-    kualitas atau kandungan zat gizi pakan terdiri dari protein 22-24%, lemak 2,5%, serat kasar 4%, Kalsium (Ca) 1%, Phospor (P) 0,7-0,9%, ME 2800-3500 Kcal.
-    kuantitas pakan terbagi/digolongkan menjadi 4 (empat) golongan yaitu minggu pertama (umur 1-7 hari) 17 gram/hari/ekor, minggu kedua (umur 8-14 hari) 43 gram/hari/ekor, minggu ke-3 (umur 15-21 hari) 66 gram/hari/ekor dan minggu ke-4 (umur 22-29 hari) 91 gram/hari/ekor.
Jadi jumlah pakan yang dibutuhkan tiap ekor sampai pada umur 4 minggu sebesar 1.520 gram.
b.      Kualitas dan kuantitas pakan fase finisher adalah sebagai berikut:
-    kualitas atau kandungan zat gizi pakan terdiri dari protein 18,1-21,2%; lemak 2,5%, serat kasar 4,5%, kalsium (Ca) 1%, Phospor (P) 0,7-0,9% dan energi (ME) 2900-3400 Kcal.
-    kuantitas pakan terbagi/digolongkan dalam empat golongan umur yaitu: minggu ke-5 (umur 30-36 hari) 111 gram/hari/ekor, minggu ke-6 (umut 37-43 hari) 129 gram/hari/ekor, minggu ke-7 (umur 44-50 hari) 146 gram/hari/ekor dan minggu ke-8 (umur 51-57 hari) 161 gram/hari/ekor. Jadi total jumlah pakan per ekor pada umur 30-57 hari adalah 3.829 gram.
Pemberian minum disesuaikan dangan umur ayam yang dikelompokkan dalam 2 (dua) fase yaitu:
a.  Fase starter (umur 1-29 hari), kebutuhan air minum terbagi lagi pada masing-masing minggu, yaitu minggu ke-1 (1-7 hari) 1,8 lliter/hari/100 ekor; minggu ke-2 (8-14 hari) 3,1 liter/hari/100 ekor, minggu ke-3 (15-21 hari) 4,5 liter/hari/100 ekor dan minggu ke-4 (22-29 hari) 7,7 liter/hari/ekor. Jadi jumlah air minum yang dibutuhkan sampai umur 4 minggu adalah
sebanyak 122,6 liter/100 ekor. Pemberian air minum pada hari pertama hendaknya diberi tambahan gula dan obat anti stress kedalam air minumnya. Banyaknya gula yang diberikan adalah 50 gram/liter air.
b.  Fase finisher (umur 30-57 hari), terkelompok dalam masing-masing minggu yaitu minggu ke-5 (30-36 hari) 9,5 liter/hari/100 ekor, minggu ke-6 (37-43 hari) 10,9 liter/hari/100 ekor, minggu ke-7 (44-50 hari) 12,7 liter/hari/100 ekor dan minggu ke-8 (51-57 hari) 14,1 liter/hari/ekor. Jadi total air minum 30-57 hari sebanyak 333,4 liter/hari/ekor.
3.3.2 Pemeliharaan Kandang
Kebersihan lingkungan kandang (sanitasi) pada areal peternakan merupakan usaha pencegahan penyakit yang paling murah, hanya dibutuhkan tenaga yang ulet/terampil saja. Tindakan preventif dengan memberikan vaksin pada ternak dengan merek dan dosis sesuai catatan pada label yang dari poultry shoup. Agar bangunan kandang dapat berguna secara efektif, maka bangunan kandang perlu dipelihara secara baik yaitu kandang selalu dibersihkan dan dijaga/dicek apabila ada bagian yang rusak supaya segera disulam/diperbaiki kembali. Dengan demikian daya guna kandang bisa maksimal tanpa mengurangi persyaratan kandang bagi ternak yang dipelihara.

3.4  Hama dan Penyakit
 3.4.1   Penyakit
a.      Berak darah (Coccidiosis)
Gejala: tinja berdarah dan mencret, nafsu makan kurang, sayap terkulasi, bulu kusam menggigil kedinginan.
Pengendalian: (1) menjaga kebersihan lingkungaan, menjaga litter tetap kering; (2) dengan Tetra Chloine Capsule diberikan melalui mulut; Noxal, Trisula Zuco tablet dilarutkan dalam air minum atau sulfaqui moxaline, amprolium, cxaldayocox.
b. Tetelo (NCD/New Casstle Diseae)
Gejala: ayam sulit bernafas, batuk-batuk, bersin, timbul bunyi ngorok, lesu, mata ngantuk, sayap terkulasi, kadang berdarah, tinja encer kehijauan yang spesifik adanya gejala “tortikolis”yaitu kepala memutar-mutar tidak menentu dan lumpuh.
Pengendalian: (1) menjaga kebersihan lingkungan dan peralatan yang tercemar virus, binatang vektor penyakit tetelo, ayam yang mati segera dibakar/dibuang; (2) pisahkan ayam yang sakit, mencegah tamu masuk areal peternakan tanpa baju yang mensucihamakan/ steril serta melakukan vaksinasi NCD. Sampai sekarang belum ada obatnya.

3.4.2  Hama
1.  Tungau (kutuan)
Gejala: ayam gelisah, sering mematuk-matuk dan mengibas-ngibaskan bulu karena gatal, nafsu makan turun, pucat dan kurus.
Pengendalian: (1) sanitasi lingkungan kandang ayam yang baik; pisahkan ayam yang sakit dengan yang sehat; (2) dengan menggunakan karbonat sevin dengan konsentrasi 0,15% yang encerkan dengan air kemudian semprotkan ketubuh ayam. Dengan fumigasi atau pengasepan menggunakan insektisida yang mudah menguap seperti Nocotine sulfat atau Black leaf 40.

3.5  P A N E N
3.5.1    Hasil Utama
Untuk usaha ternak ayam pedaging, hasil utamanya adalah berupa daging ayam
3.5.2    Hasil Tambahan
Usaha ternak ayam broiler (pedaging) adalah berupa tinja atau kotoran kandang dan bulu ayam.

3.6 PASCA PANEN
 3.6.1 Stoving
Penampungan ayam sebelum dilakukan pemotongan, biasanya ditempatkan di kandang penampungan (Houlding Ground)
3.6.2 Pemotongan
Pemotongan ayam dilakukan dilehernya, prinsipnya agar darah keluar keseluruhan atau sekitar 2/3 leher terpotong dan ditunggu 1-2 menit. Hal ini agar kualitas daging bagus, tidak mudah tercemar dan mudah busuk.
3.6.3  Pengulitan atau Pencabutan Bulu
Caranya ayam yang telah dipotong itu dicelupkan ke dalam air panas (51,7- 54,4 derajat C). Lama pencelupan ayam broiler adalah 30 detik. Bulu-bulu yang halus dicabut dengan membubuhkan lilin cair atau dibakar dengan nyala api biru.
3.6.4.  Pengeluaran Jeroan
Bagian bawah dubut dipotong sedikit, seluruh isi perut (hati, usus dan ampela) dikeluarkan. Isi perut ini dapat dijual atau diikut sertakan pada daging siap dimasak dalam kemasan terpisah.
3.6.5.  Pemotongan Karkas
Kaki dan leher ayam dipotong. Tunggir juga dipotong bila tidak disukai. Setelah semua jeroan sudah dikeluarkan dan karkas telah dicuci bersih, kaki ayam/paha ditekukan dibawah dubur. Kemudian ayam didinginkan dan dikemas.

3.7 ANALISIS EKONOMI BUDIDAYA TANAMAN
 3.7.1 Analisis Usaha Budidaya
Dasar perhitungan biaya yang dikeluarkan dan pendapatan yang diperoleh dalam analisis ini, antara lain adalah:
a.       jenis ayam yang dipelihara adalah jenis ayam ras pedaging (broiler) dari strain CP.707.
b.       sistem pemeliharaan yang diterapkan dengan cara intensif pada kandang model postal
c.       luas tanah yang digunakan yaitu 200 m2 dengan nilai harga sewa tanah Rp. 200000,-.
d.      kandang terbuat dari kerangka bambu, lantai tanah, dinding terbuat dari bilah-bilah bambu denga alas dinding setinggi 30 cm, terbuat dari batu bata yang plester dan atap menggunakan genting.
e.       ukuran kandang, yaitu tinggi bagian tepinya 2,5 m, lebar kandang 5 m dan lebar bagian tepi kandang 1,5 m.
f.       lokasi peternakan dekat dengan sumber air dan listrik.
g.       menggunakan alat pemanas (brooder) gasolec dengan bahan bakar gas.
h.       penerangan dengan lampu listrik.
i.        umur ayam yaitu dimulai dari bibit yang berumur 1 hari
j.        litter/alas kandang menggunakan sekam padi.
k.       jenis pakan yang diberikan adalah BR-1 untuk anak ayam umur 0-4 minggu dan BR-2 untuk umur 4-6 minggu.
l.        tingkat kematian ayam diasumsikan 9.1%.
m.      lama masa pemeliharaan yaitu 6 minggu (42 hari).
n.       berat rata-rata per ekor ayam diasumsikan 1,75 kg berat hidup pada saat panen.
o.       harga ayam per kg berat hidup, yaitu diasumsikan Rp 30000,-, walau kisaran harga sampai mencapai Rp 35000,- ditingkat peternak/petani.
p.       ayam dijual pada umur 6 mingu atau 42 hari.
t.       perhitungan analisis biaya ini hanya diperhitungkan sebagai Pedoman dasar, karena nilai/harga sewaktu-waktu dapat mengalami perubahan.

Adapun rincian biaya produksi dan modal usaha tani adalah sebagai berikut :

Biaya
Biaya Investasi
Satuan
Jumlah
Harga
Total Biaya
Sewa tanah  selama  bulan
m2
200
20000
4000000
Kandang ukuran 100 m2




Bambu
batang
300
1250
375000
Semen
zak
4
45000
180000
Kapur
zak
30
9000
270000
Genting
buah
2600
120
312000
Paku
Kg
5
5000
25000
paku usuk
Kg
6000
2000
12000000
batu bata
buah
1000
1200
1200000
Pasir
Truk
1
500000
500000
Tali
M
28
3500
98000
tempat pakan
unit
28
9000
252000
tempat minum
unit
32
7000
224000
Sekop
unit
1
30000
30000
Ember
unit
2
15000
30000
Tong
unit
1
50000
50000
Ciduk
unit
2
5000
10000
tabung gas besar
unit
1
260000
260000
Thermometer
unit
1
15000
15000
Regulator
unit
1
125000
125000
Brooder
unit
1
30000
30000
tali gantungan pakan
M
120
1000
120000
Total Biaya Investasi
16106000
Biaya Operasional




bibit BOC
ekor
1000
1000
1000000
BR-1
zak
31
45000
1395000
BR-2
zak
34
30000
1020000
Obat-obatan
butir
1000
570
570000
Tenaga kerja
OB
1,5
800.000
1200000
lain-lain
Rp.
1
157500
157500
sekam padi alas kandang
truk
1
100000
100000
karung goni bekas
kantung
32
1000
32000
pemakaian listrik
minggu
6
3000
18000
pemakaian gas
bulan
3,5
15000
52500
Total Biaya operasional
5545000
Total Biaya
21651000
Produksi
Ekor
910


Harga
Rp.

35000

nilai produksi
Rp.


31850000
Keuntungan
Rp.


10199000

3.7.2    Gambaran Peluang Agribisnis
Prospek agribisnis peternakan untuk ternak ayam broiler cukup baik dimana permintaan pasar selalu meningkat, sejalan dengan kesadaran masyarakat akan pentingnya gizi hewani. Produksi ternak ayam broiler saat ini berkembang dengan pesat dan peluang pasar yang bisa dihandalkan.















DAFTAR PUSTAKA

Anggorodi .1985. Beternak Ayam PedagingBroiler. Swadaya. Jakarta.
Cahyono, Bambang, Ir.1995. Cara Meningkatkan Budidaya Ayam Ras Pedaging (Broiler). Penerbit Pustaka Nusatama Yogyakarta.
Muhammad Rasyaf, Dr.,Ir. 1997. Beternak Ayam Pedaging. Swadaya (anggota IKAPI) Jakarta.